[MIS] Tugas 8 – Improving quality of data extractions for the computation of patient-days and admissions

Dalam konteks ini, data jumlah pasien hari dan penerimaan itu diperlukan untuk penelitian. Pengawasan penggunaan antimikroba dan terkait resistensi antimikroba dalam populasi rawat inap juga sering diperlukan. Kami bertanya pada 4 rumah sakit untuk transfer/penerimaan/discharge (ADT) data ekstraksi untuk semua pasien dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Penulis lain telah melaporkan adanya kesulitan dalam pemanfaatan database rumah sakit, sama dengan apa yang kita alami. Tidak ada petunjuk yang tersedia dan tidak ada standar resmi untuk memvalidasi perhitungan kami dari jumlah penerimaan dan pasien rawat jalan. Namun, ada pula sumber-sumber lainnya yang tersedia dan digunakan untuk meningkatkan kualitas penelitian kami. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan masalah-masalah yang dihadapi dan langkah-langkah yang diambil untuk memperbaiki 3 dimensi kualitas penelitian kami: kelengkapan, konsistensi, dan akurasi.

Iklan

[MIS] Tugas 3 – Consumers Perspectives on the Factors affecting E – Ticketing Practices at Ethiopian Air Lines

Significance of the study:

•Memberikan informasi berharga bagi para pengambil keputusan untuk merencanakan atau memodifikasi e-pemasaran di ideal;

•Membantu perusahaan untuk mengidentifikasi masalah dan mengambil tindakan korektif;  Membantu karyawan ideal untuk aktif melibatkan diri dalam mempromosikan pengembangan e-tiket serta e-pemasaran;

•Meningkatkan pengetahuan teoretis dan praktis peneliti menuju e-pemasaran;

•Memotivasi peneliti lain untuk melakukan studi di bidang sejauh tersentuh e-pemasaran.

[MIS] Tugas 1 – Employee Empowerment – A Strategic Tool to obtain Sustainable Competitive Advantage

Pemberdayaan karyawan adalah ide yang banyak dibahas dalam organisasi penelitian dan di dunia praktek manajemen. Beberapa penulis dan orang-orang bisnis mempertimbangkan pemberdayaan sebagai sebuah strategi yang optimal untuk memperoleh keunggulan kompetitif dalam industri skenario perubahan. Review dari berbagai studi dan sastra memberi gambaran tentang pemberdayaan karyawan yang berarti proses mentransfer kekuatan, kekuasaan dengan tanggung jawab dan akuntabilitas kepada karyawan oleh manajer. Makalah ini membahas konsep dan definisi pemberdayaan karyawan, evolusi, hubungannya dengan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dan langkah-langkah yang akan diambil untuk meningkatkan proses pemberdayaan karyawan. Hasil dari review menunjukkan bahwa beberapa manajer begitu sering sulit untuk menempatkan pemberdayaan dalam praktek karena beberapa faktor seperti terkontaminasi ego manajer, pendekatan mereka yang otokratis, kecanduan kekuasaan dan lain-lain

Teori Competitive Advantage, ERP Selection, dan E-Ticketing

Karakteristik untuk mencapai Competitive Advantage

Untuk tetap bertahan di pasar (market), organisasi perlu memiliki keunggulan kompetitif. Dengan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan Porter (1985) menyatakan bahwa konsep tersebut muncul ketika sebuah perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan, memilih pasar yang dapat unggul dan menyajikan target yang bergerak pesaingnya melalui peningkatan posisi secara terus menerus. Perusahaan dapat mencapai keunggulan kompetitif secara berkelanjutan adalah melalui sumber daya yang memiliki beberapa karakteristik khusus, unik. Sumber daya berbasis teori Barney dan Wright berpendapat bahwa dalam rangka untuk sumber daya untuk menjadi sumber keunggulan kompetitif yang berkelanjutan ini harus memiliki empat karakteristik. Sumber dayanya harus berharga yang menciptakan nilai bagi organisasi, langka, hampir ditiru, dan perusahaan harus sesuai struktur dan sistem yang dapat secara efektif dan efisien memanfaatkan sumber daya (Barney, 1991, 1995)

Sukses Faktor dalam ERP Selection

Salah satu faktor yang paling penting dari sebuah implementasi ERP adalah wilayah organisasi dimana organisasi yang berbeda-beda daerah memiliki budaya yang berbeda, perilaku, kondisi, fasilitas dan hukum dan isu-isu ini akan mempengaruhi sukses implementasi ERP.

Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan E-Ticketing

Komunikasi marketing secara online bergerak ke arah interaksi antara penerima yang perorangan dan konsumen dibandingkan dari organisasi pemasaran ke massa konsumen (Owen dan Humphrey, 2009). Dengan faktor mempengaruhi penggunaan e-ticketing adalah Resiko yg diterima, Kegunaan yg diterima, Mudah digunakan, Behavioral control, Norma subjektif, Rasa percaya,dan Keamanan.

–          -Infrastruktur